Sahabat disaat aku membutuhkan kamu untuk berbagi, kamu tidak hadir untuk memberikan seberkas sinar untuk hatiku yang kamu berikan hanyalah kata-kata yang menyakitkan hatiku.
Kamu bilang aku RUWET, RIBET dan KAKU
Tidak adalagi kata-kata yang menguatkan hatiku dan tidak ada lagi kata-kata yang menenangkan hatiku.
Kamu sudah BERUBAH SAHABATKU. Sekarang semuanya kamu kalkulasikan bagai MATEMATIKA. Bukan itu yang aku harapkan dari mu, bukan uang mu yang ku harapkan tapi kehadiranmu disaat aku membutuhkan semangat darimu. Seperti dulu kita sering lakukan disaat kamu merasa sedih dan tak berdaya aku hadir menguatkan kamu begitu juga disaat aku tak berdaya dan berputus asa kamu hadir memberikan kekuatan.
Tapi sekarang tidak lagi seperti dulu, kamu sudah berubah. Kamu selalu berkata Pusing, Meriang, dan lainnya disaat aku mencurahkan perasaanku. Kamu selalu menghindar dengan kata-kata itu.
Dan kamu gunakan kata Capek, Bosan dan Tidak ada rasa Damai lagi di hatimu bersahabat dengan ku dan kamu putuskan lebih baik untuk memutuskan hubungan persahabatan denganku.
Jujur ini sangat menyakitkan tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa karena ini adalah keinginanmu dan aku tidak ingin menyakiti hatimu jika kamu pikir bersamaku hanyalah kesia-siaan dan membuat kamu capek, bosan dan tidak merasa damai.
Aku Bahagia disaat kamu sekarang memiliki segalanya aku tidak bersamamu dan disaat kamu terpuruk aku selalu berada bersamamu.
Inilah akhir perjalanan Persahabatan kita 20 February 2012.
Selamat Berbahagia Sahabatku, akan ku kenang selalu SUKA DUKA Persahabatan kita dan tak akan kulupakan sekalipun engkau melupakanku.
Bagiku engkau adalah " SAHABAT SEJATI KU SELAMANYA "

